TUTUP PELATIHAN REVOLUSI MENTAL, KABID DIKLAT: INGIN SEHAT, JADILAH ASN BERINTEGRITAS

By Muharrir Mukhlis 23 Nov 2019, 21:43:51 WIB Kegiatan BPSDM SULSEL
TUTUP PELATIHAN REVOLUSI MENTAL, KABID DIKLAT: INGIN SEHAT, JADILAH ASN BERINTEGRITAS

Takalar — Pelaksanaan pelatihan mental marakter dan motivasi yang akrab disebut pelatihan revolusi mental di BPSDM Sulsel berlangsung lancar dan penuh hikmaT. Setelah menerima materi secara klasikal di Kampus I BPSDM Sulsel, maka peserta kemudian menuju Puntondo, salah satu objek wisata maritim di Kabupaten Takalar.

Di Takalar, peserta banyak menerima materi yang bernuansa karakter motivasi dan revolusi mental.

Selain teori, pesrta juga mendapatkan materi secara outdoor berupa permainan di tengah lapangan yang semuanya mencerminkan kejujuran, integritas, gotong royong dan etos kerja.

Setelah melalui malam renungan, peserta kemudian membuat api unggun untuk dikelilingi dan sekaligus dalam momen itu peserta membakar dengan melempar kertas yang berisikan tulisan kejahatan, dan kehilafan yang telah dilakukan peserta selama hidup di dunia ini.

Kepala Bidang Diklat Kepemimpinan Aparatur BPSDM Sulsel Sultan Rakib yang mewakili Kepala BPSDM Sulsel memberikan arahan dan sekaligus secara resmi menutup kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut.

Sultan Rakib menyampaikan bahwa pelatihan revolusi mental adalah sebuah media dan sekaligus momentum untuk membangkitkan kembali intgritas kita semua sebagai ASN. Yang terpenting adalah bagaimana menginternalisasi integritas tersebut ke dalam kehidupan kita sehari hari, dalam pekerjaan dan lain sebagainya.

“Integritas, kejujuran, tidak saja menjadikan kita ASN yang berkarakter dan memiliki sikap yang baik. Tapi secara fisik juga menyehatkan. Kenapa? Karena ketika kita berkata jujur dalam keseharian, maka seluruh elemen tubuh kita akan bereaksi positif dan berujung pada kepuasan diri. Ujungnya lagi, kita tidak stres, syaraf kita bereaksi positif, metabolisme tubuh bekerja dengan baik,” jelas Sultan.

Bandingkan jika kita tidak berintegritas. Tidak jujur dalam kehidupan sehari hari membuat seluruh elemen tubuh akan bereaksi negatif. “Ujungnya, syaraf tegang, stres, mudah sakit kepala dan lain sebagainya. Makanya saya bilang, ingin sehat? Maka setelah selesai pelatihan revolusi mental ini maka jadilah terus ASN yang berintegritas. Bukan untuk diri bapak ibu saja tapi bapak ibu harus menjadi influencer untuk menyebar virus-virus integritas ini di sekitar kita,” tutup Sultan Rakib.