▴BPSDM PROVINSI SULAWESI SELATAN▴ - PENUTUPAN LATSAR CPNS PAREPARE, 83 PESERTA TUNTAS DI DUA LEMBAGA TERAKREDITASI
- HASIL MEMBANGGAKAN, SELURUH PESERTA LATSAR JENEPONTO XII LULUS
- SEBELUM MAKAN SIANG, PESERTA LATSAR IKUTI APEL
- PEMBINAAN SIKAP PERILAKU LATSAR CPNS DI PANTAI LOSARI
- SEKDA TAKALAR BUKA LATSAR JENEPONTO XII
- AWALI LATSAR CPNS KOTA PAREPARE DI KAMPUS 2 BPSDM
- PEMBUKAAN LATSAR CPNS PEMKOT MAKASSAR
- RAMADHAN LEADERSHIP CAMP PEMPROV. SULSEL 2026
- MULTITASKING PADA WIDYAISWARA: ANTARA EFISIENSI DAN KUALITAS
- PEMPROV SULSEL GELAR SEMINAR NASIONAL MEMPERINGATI HUT KORPRI KE 53
Terima kasih Bank Mandiri Taspen Yang Operasi Katarak 115 Warga
Berita Terkait
- Berikut Tiga Pesan Prof Zudan Pj Gubernur Sulawesi Selatan di Konferwil NU Sulsel.0
- Kodam XIV/Hasanuddin Apresiasi Ruang Dialog untuk Ketahanan Pangan Bersama Penjabat Gubernur Sulawes0
- Hadiri Pengukuhan Tiga Guru Besar UIN Alauddin, Rektor Hamdan Juhannis: Prof Zudan Pemimpin yang Vis0
- Kunker di Sulsel, Mentan Andi Amran Sulaiman Berikan Apresiasi ke Prof Zudan PJ Gub Sulsel0
- Mentan Amran Serahkan Bantuan Pertanian Senilai Rp 410 Miliar di Sulsel0
- Budayakan Hidup Sehat, Pj Gubernur Prof Zudan Ajak OPD dan Masyarakat Rutin Olahraga0
- Hadiri 74 Tahun PGI0
- Pj Ketua TP PKK Sulsel Senam Bareng Warga di CFD Sudirman0
- Capai Target Pendapatan 200 Persen, Manajemen RSUD La Mappapening Temui Penjabat Gubernur Sulsel0
- Silaturahmi Prof Zudan di Masjid 99 Kubah, Salat Jumat Perdana dan Ini Pesannya0
Berita Populer
- MEMAHAMI PROSEDUR PEMBERIAN INFORMED CONSENT DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN
- MENEMUKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
- MENGENAL SINGKATAN PEJABAT DALAM PEMERINTAHAN Plt. Plh. Pj. dan Pjs.
- ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH PENGETAHUAN WAJIB BAGI PARA PEMIMPIN DAERAH
- APA ITU ASN DAN PPPK ?
- KENALI PELATIHAN PEMBEKALAN / ORIENTASI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK).
- MENGENAL JABATAN FUNGSIONAL PRANATA HUMAS BAGIAN KE DUA
- INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN DI ERA MILENIAL
- INTEGRITAS DAN KEPEMIMPINAN
- MENGENAL SERVANT LEADERSHIP

Rabu, 29 Mei 2024
MAKASSAR - Sebagai bentuk komitmen yang berkelanjutan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabahnya, Bank Mandiri Taspen bekerjasama dengan Allianz dan didukung oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERMADAMI) mengadakan program “Mantap Melihat” berupa operasi katarak untuk nasabah dan keluarga nasabah di Makassar pada Rabu, 29 Mei 2024.
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mendukung kegiatan ini sebagai upaya memberikan kebahagiaan dan ketenangan kepada masyarakat.
Sedangkan, Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Elmamber Petamu Sinaga, mengungkapkan bahwa operasi katarak ini merupakan kegiatan kedua yang dilakukan oleh Bank Mandiri Taspen. Sebelumnya, pernah dilakukan juga di Jakarta dan Surabaya secara serentak. Operasi mata katarak ini merupakan langkah dan bentuk konsistensi untuk terus berbuat baik dalam meningkatkan kesejahteraan, salah satunya kesehatan mata, melalui Mantap Sehat, salah satu dari 3 pilar Mantap Indonesia.
"Jadi ini salah satu implementasi dari tiga pilar program Mandiri Taspen salah satunya Mantap Sehat dengan memberikan operasi katarak gratis," sebutnya.
Sebagai informasi, ada 201 peserta nasabah maupun keluarga nasabah Bank Mandiri Taspen yang mendaftar dan 120 nasabah yang telah lolos proses screening awal berupa kelengkapan dokumen pendukung yang selanjutnya dilakukan screening kesehatan. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa nasabah yang terpilih memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap operasi.
Screening ini mencakup pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Makassar. Nasabah yang lolos dari tahap ini akan menjalani operasi katarak pada 8 Juni 2024, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mata mereka.
"Jumlah peserta ini lebih 200 namun setelah diseleksi yang layak hanya 115 dengan memperhatikan kesehatan, kadar gula, dan lainnya," jelasnya.
Bank Mandiri Taspen berkomitmen untuk berinovasi dalam memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat serta nasabahnya, terutama para pensiunan.
"Nasabah tidak hanya operasinya yang gratis, namun akomodasi mulai dari antar jemput dan penginapan bagi mereka kalau dari luar kota. Termasuk pasca operasi, sampai dinyatakan tidak ada kendala lagi," pungkasnya. (*)






