▴BPSDM PROVINSI SULAWESI SELATAN▴ - MULTITASKING PADA WIDYAISWARA: ANTARA EFISIENSI DAN KUALITAS
- PEMPROV SULSEL GELAR SEMINAR NASIONAL MEMPERINGATI HUT KORPRI KE 53
- PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI DI HOTEL MERCURE
- PJ GUBERNUR SULSEL RESMI DINYATAKAN SEBAGAI PEJABAT GUBERNUR TERBAIK DI INDONESIA
- HARI KETIGA PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI
- HARI KETIGA PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI
- PEMBEKALAN ASN BKPSDM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN
- KUNJUNGAN KERJA BKPSDM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN KE BPSDM PROV. SULSEL
- BELAJAR MENGAJI YANG DILAKSANAKAN DI MASJID KAMPUS 2 BPSDM PROV. SULSEL
- BPSDM PROV. SULSEL BELAJAR MENGAJI DILAKSANAKAN DI MASJID KAMPUS II
Kunker di Sulsel, Mentan Andi Amran Sulaiman Berikan Apresiasi ke Prof Zudan PJ Gub Sulsel
Berita Terkait
- Mentan Amran Serahkan Bantuan Pertanian Senilai Rp 410 Miliar di Sulsel0
- Budayakan Hidup Sehat, Pj Gubernur Prof Zudan Ajak OPD dan Masyarakat Rutin Olahraga0
- Hadiri 74 Tahun PGI0
- Pj Ketua TP PKK Sulsel Senam Bareng Warga di CFD Sudirman0
- Capai Target Pendapatan 200 Persen, Manajemen RSUD La Mappapening Temui Penjabat Gubernur Sulsel0
- Silaturahmi Prof Zudan di Masjid 99 Kubah, Salat Jumat Perdana dan Ini Pesannya0
- Duta Besar RI untuk Portugal Dukung Pj Gubernur Zudan Jalankan Tugas, Bahas Peluang Kerjasama Produk0
- Duta Besar Portugal Bersepeda Santai Bersama Penjabat Gubernur Sulsel di Lego-lego CPI0
- Penuh Haru! Warnai Ramah Tamah dan Pamit Prof Zudan dan Istri di Pemprov Sulbar0
- Staf dan Pasien RSKD Dadi Akui Senang Dikunjungi Prof Zudan0
Berita Populer
- MEMAHAMI PROSEDUR PEMBERIAN INFORMED CONSENT DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN
- MENEMUKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
- ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH PENGETAHUAN WAJIB BAGI PARA PEMIMPIN DAERAH
- MENGENAL SINGKATAN PEJABAT DALAM PEMERINTAHAN Plt. Plh. Pj. dan Pjs.
- APA ITU ASN DAN PPPK ?
- KENALI PELATIHAN PEMBEKALAN / ORIENTASI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK).
- MENGENAL JABATAN FUNGSIONAL PRANATA HUMAS BAGIAN KE DUA
- INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN DI ERA MILENIAL
- INTEGRITAS DAN KEPEMIMPINAN
- MENGENAL SERVANT LEADERSHIP

Senin, 27 Mei 2024
MAKASSAR - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja di Sulsel, Senin, 27 Mei 2024. Didampingi Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Arif Fakrulloh, Mentan Andi Amran memberikan bantuan pertanian dan bantuan kebencanaan kepada Pemda se-Sulsel.
Mentan menyapa jajaran forkompimda dan para kepala daerah yang hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulsel tersebut. Demikian juga para kelompok tani, penyuluh pertanian dan Babinsa.
"Terima kasih kepada Bapak Gubernur, beliau luar biasa. Prof Zudan, hubungan beliau ke masyarakat Sulawesi Selatan sangat baik," ujarnya.
Mentan mengapresiasi dukungan atas bantuan ini. Prof Zudan yang telah berkarya sebagai salah satu putera terbaik bangsa. Demikian juga terima kasih kepada Pj Gubernur Sulawesi Selatan sebelumnya yang telah mendukung pertanian di Sulsel.
Mentan menjelaskan, datang memberikan bantuan khususnya bencana Rp48 miliar, kemudian dalam rangka akselarasi tanam sekitar Rp400 miliar bantuan. Selanjutnya, tambahan pupuk 100 persen dengan nilai Rp2,57 triliun.
Dia optimistis Indonesia akan mencapai swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan. Harga saat ini beras dan jagung sudah stabil.
"Paling lambat tiga tahun kita sudah swasembada pangan," ungkapnya.
Sementara, salah seorang petani, Saharuddin dari Kabupaten Bone, berterima kasih atas bantuan yang diberikan. "Sangat dibutuhkan petani, kalau untuk bantuan beasiswa itu sangat dibutuhkan untuk anak-anak petani. Harapan saya Pak Menteri sehat selalu agar membantu kita," ucapnya.
Petani lainnya, Palimping, menyampaikan bahwa petani sangat membutuhkan pupuk. Karena itu, bantuan yang turun harus dikawal agar tepat sasaran dan yang menerima betul-betul yang berhak mendapatkan.
"Itu kata Pak Mentan tadi harus tembus ke sasaran," sebut Palimping dari Kabupaten Luwu.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Takalar, Setiawan Aswad memastikan bahwa pupuk akan sampai ke masyarakat dan tepat sasaran.
"Kami sudah kerjasama Babinsa dan Babinkamtibmas untuk memastikan distribusi pupuk kita dari pengecer sampai ke petani secara baik," terangnya. (*)






