▴BPSDM PROVINSI SULAWESI SELATAN▴ - MULTITASKING PADA WIDYAISWARA: ANTARA EFISIENSI DAN KUALITAS
- PEMPROV SULSEL GELAR SEMINAR NASIONAL MEMPERINGATI HUT KORPRI KE 53
- PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI DI HOTEL MERCURE
- PJ GUBERNUR SULSEL RESMI DINYATAKAN SEBAGAI PEJABAT GUBERNUR TERBAIK DI INDONESIA
- HARI KETIGA PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI
- HARI KETIGA PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI
- PEMBEKALAN ASN BKPSDM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN
- KUNJUNGAN KERJA BKPSDM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN KE BPSDM PROV. SULSEL
- BELAJAR MENGAJI YANG DILAKSANAKAN DI MASJID KAMPUS 2 BPSDM PROV. SULSEL
- BPSDM PROV. SULSEL BELAJAR MENGAJI DILAKSANAKAN DI MASJID KAMPUS II
PJ GUBERNUR SULSEL LANTIK MUHAMMAD SALEH DAN ANDI BATARA LIPU SEBAGAI PJ BUPATI LUWU DAN WAJO
Berita Terkait
- Pj. GUBERNUR SULSEL SERIUS TINGKATKAN PRODUKSI TERNAK0
- HUT KABUPATEN ENREKANG, Pj. GUBERNUR SULSEL APRESIASI PEMBANGUNAN DI SEKTOR INFRASTRUKTUR DAN PERTAN0
- SELAIN LUMBUNG BERAS, Pj. GUBERNUR SULSEL INGIN SIDRAP JADI PENGHASIL DURIAN MUSANG KING0
- MELALUI INSEMINASI BUATAN, Pj. GUBERNUR SULSEL TARGET ENREKANG JADI SENTRAL SAPI PERAH0
- DI HUT PINRANG KE-64. Pj. GUBERNUR SULSEL UNGKAP ALASAN PRIORITASKAN SEKTOR PERTANIAN, PERIKANAN0
- DI PINRANG, Pj. GUBERNUR SULSEL KUNJUNGI BANGSAL PASCA PANEN, TEBAR BENIH IKAN DAN INSEMINASI BUATAN0
- Pj. GUBERNUR SULSEL INGIN KEMBALIKAN KEJAYAAN KOTA PAREPARE SEBAGAI PUSAT NIAGA0
- PJ GUBERNUR SULSEL TEGASKAN ASN DAN KEPALA DINAS HARUS LEBIH SERING TURUN KE MASYARAKAT 0
- Pj. GUBERNUR SULSEL JALAN SANTAI, CEK KESEHATAN DAN TINJAU PASAR DI PAREPARE0
- TIBA DI PAREPARE, Pj. GUBERNUR SULSEL TEBAR BENIH UDANG VANAME DAN TANAM PISANG CAVENDISH0
Berita Populer
- MEMAHAMI PROSEDUR PEMBERIAN INFORMED CONSENT DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN
- MENEMUKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
- ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH PENGETAHUAN WAJIB BAGI PARA PEMIMPIN DAERAH
- MENGENAL SINGKATAN PEJABAT DALAM PEMERINTAHAN Plt. Plh. Pj. dan Pjs.
- APA ITU ASN DAN PPPK ?
- KENALI PELATIHAN PEMBEKALAN / ORIENTASI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK).
- MENGENAL JABATAN FUNGSIONAL PRANATA HUMAS BAGIAN KE DUA
- INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN DI ERA MILENIAL
- INTEGRITAS DAN KEPEMIMPINAN
- MENGENAL SERVANT LEADERSHIP

Rilis Pers Humas Pemprov Sulsel
Rabu, 21 Februari 2024
MAKASSAR - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengambil sumpah jabatan dan pelantikan Penjabat Bupati Luwu dan Penjabat Bupati Wajo, di Baruga Tudang Sipulung, Rabu, 21 Februari 2024.
Melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Saleh dilantik sebagai Penjabat Bupati Luwu. Ia merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulsel dan Andi Batara Lipu dilantik sebagai Penjabat Bupati Wajo, ia merupakan Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Rangkaian proses pelantikan, setelah pembacaan SK dan pengambilan sumpah jabatan, dilanjutkan penandatangan berita acara/fakta integritas, kemudian pemasangan tanda pangkat jabatan dan penyerahan SK Mendagri.
Setelah pelantikan, Pj Gubernur juga menyerahkan penghargaan kepada Basmin Mattayang dan Syukur Bijak sebagai mantan Bupati dan Wakil Bupati Luwu serta Amran Mahmud dan Amran sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo Masa Bakti 2019-2024.
Bahtiar menyampaikan selamat kepada mereka yang dilantik. "Hari ini telah dilantik Penjabat Bupati Wajo dan Luwu, terhitung hari ini menjabat sampai dilantiknya pejabat yang baru," kata Bahtiar Baharuddin.
Dalam sambutannya, Ia juga menyampaikan agar pemimpin untuk banyak turun langsung ke lapangan dan dekat serta memperhatikan rakyatnya.
"Jadi supaya kehadiran kita itu sebagai penyelenggara pemerintahan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Negara dan pemerintahan dibentuk adalah untuk menghadirkan kebahagiaan bagi rakyatnya, itu kata Bung Hatta. Pemerintah daerah juga dibentuk begitu," sebutnya.
"Konsep ini diajarkan oleh Presiden kita Pak Jokowi, aparat pemerintah harus hadir sebagai representasi negara," imbuhnya.
Pemerintah di Sulawesi Selatan dapat menjadi motor mengembalikan jiwa dan nurani pemerintahan serta tugas pemerintahan yang sejati dan hakikih.
"Datang ke masyarakat, ngobrol sama bersama mereka, ajak mereka salaman dan tatap matanya. Akan kita rasakan harapannya, itulah tugas kita sebagai pemimpin, tugas kita sebagai aparatur negara," ujarnya.
Dua tugas yang diberikan kepada kepala daerah adalah mengelola dan menangani inflasi dan mempercepat akses keuangan daerah untuk meningkatkan ekonomi Sulsel. Sehingga target pertumbuhan 7 persen dapat dicapai untuk menjadi Indonesia Emas 2045.
Bahtiar juga menyerahkan SK PLH Kepala Dinas PMD Sulsel. Serta menyaksikan pelantikan Penjabat Ketua TP-PKK dan Pengukuhan Ketua Dekranasda Kabupaten Luwu dan Kabupaten Wajo.
Untuk Pj Ketua TP-PKK yang dilantik untuk memperhatikan persoalan stunting dan pangan. Sedangkan Dekranasda untuk meningkatkan produksi usaha masyarakat di hilirisasi produk dari Sulsel.
Di akhir sambutannya, Pj Gubernur Bahtiar menyampaikan pesan yang berisi falsafah daerah. "Sideceng-decenna ada, dek-e riolona, engka rimunri. Sijak-jakna ada, engka riolona, dek-e rimunri,’ Sebaik-baiknya bicara, tidak ada mendahuluinya tetapi ada kenyataan. Seburuk-buruknya bicara, ada mendahuluinya tetapi tidak ada kenyataan," tuturnya. (*)






