▴BPSDM PROVINSI SULAWESI SELATAN▴ - MULTITASKING PADA WIDYAISWARA: ANTARA EFISIENSI DAN KUALITAS
- PEMPROV SULSEL GELAR SEMINAR NASIONAL MEMPERINGATI HUT KORPRI KE 53
- PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI DI HOTEL MERCURE
- PJ GUBERNUR SULSEL RESMI DINYATAKAN SEBAGAI PEJABAT GUBERNUR TERBAIK DI INDONESIA
- HARI KETIGA PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI
- HARI KETIGA PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI
- PEMBEKALAN ASN BKPSDM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN
- KUNJUNGAN KERJA BKPSDM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN KE BPSDM PROV. SULSEL
- BELAJAR MENGAJI YANG DILAKSANAKAN DI MASJID KAMPUS 2 BPSDM PROV. SULSEL
- BPSDM PROV. SULSEL BELAJAR MENGAJI DILAKSANAKAN DI MASJID KAMPUS II
DI PINRANG, Pj. GUBERNUR SULSEL KUNJUNGI BANGSAL PASCA PANEN, TEBAR BENIH IKAN DAN INSEMINASI BUATAN
Berita Terkait
- Pj. GUBERNUR SULSEL INGIN KEMBALIKAN KEJAYAAN KOTA PAREPARE SEBAGAI PUSAT NIAGA0
- PJ GUBERNUR SULSEL TEGASKAN ASN DAN KEPALA DINAS HARUS LEBIH SERING TURUN KE MASYARAKAT 0
- Pj. GUBERNUR SULSEL JALAN SANTAI, CEK KESEHATAN DAN TINJAU PASAR DI PAREPARE0
- TIBA DI PAREPARE, Pj. GUBERNUR SULSEL TEBAR BENIH UDANG VANAME DAN TANAM PISANG CAVENDISH0
- PEMPROV. SULSEL - PT. BOMAR KEMBANGKAN BENUR UDANG UNTUK WARGA PESISIR0
- Pj. GUBERNUR SULSEL CEK LOKASI DI PEMBIBITAN SUKUN YANG DIINISIASI KELOMPOK TANI DESA SAMAENRE0
- EMPAT BULAN LAGI PISANG CAVENDISH DI MARE AKAN DIPANEN0
- MENEMUKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI0
- AWAL TAHUN 2024, 209.462 DEBITUR DI SULSEL BERHASIL AKSES DANA KUR 0
- PEMPROV SULSEL DIANUGERAHI PENGHARGAAN MERITOKRASI KATEGORI SANGAT BAIK0
Berita Populer
- MEMAHAMI PROSEDUR PEMBERIAN INFORMED CONSENT DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN
- MENEMUKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
- ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH PENGETAHUAN WAJIB BAGI PARA PEMIMPIN DAERAH
- MENGENAL SINGKATAN PEJABAT DALAM PEMERINTAHAN Plt. Plh. Pj. dan Pjs.
- APA ITU ASN DAN PPPK ?
- KENALI PELATIHAN PEMBEKALAN / ORIENTASI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK).
- MENGENAL JABATAN FUNGSIONAL PRANATA HUMAS BAGIAN KE DUA
- INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN DI ERA MILENIAL
- INTEGRITAS DAN KEPEMIMPINAN
- MENGENAL SERVANT LEADERSHIP

Rilis Pers Humas Pemprov Sulsel
Senin, 19 Februari 2024
PINRANG - Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Pinrang, Minggu, 18 Februari 2024, mengunjungi bangsal pasca panen yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pananrang Kecamatan Mattiro Bulu.
Kemudian dilanjutkan dengan melihat langsung proses Inseminasi Buatan (IB) peternakan di Desa Alitta, juga di Kecamatan Mattiro Bulu.
Proses IB dan peternakan sapi berbagai jenis seperti Simental, Lemosin dan sapi Bali menjadi primadona para peternak di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Pinrang. Peternak Sapi Desa Alitta, Abdul Kadir Dalle, mengatakan, kandang dan lokasi peternakan tersebut merupakan miliknya yang dikelola sejak lama.
"Alhamdulillah ada sekitar 80 ekor sapi, beberapa jenis seperti Lemosin, Simental dan sapi Bali," kata Abdul Kadir Dalle.
Sementara sapi yang diikutkan IB ada sekitar 30 ekor yang disuntikan bibit sapi Lemosin, Simental dan jenis sapi lainnya.
"Alhamdulillah ada 30 ekor sapi yang kami ikutkan inseminasi buatan ini. Saya jual beli sapi, ada juga yang dilakukan penggemukan," tuturnya.
Sementara penanaman sukun dan penebaran bibit ikan nila dan jenis ikan lainnya dilakukan di Kelurahan Manarang. Penanaman sukun di lahan kurang lebih 3 hektare dan penebaran ikan di empang seluas 1 hektare.
Penjabat Gubernur Sulsel didampingi Bupati Pinrang Irwan Hamid, Forkopimda Pinrang, Kepala Dinas Pertanian Sulsel, Kepala Dinas Perikanan Sulsel, Kepala Dinas Kesehatan Hewan Sulsel, Kepala Biro Pemerintahan Setda Sulsel, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel dan seluruh hadirin lainnya.
Pj Gubernur Sulsel mengajak para petani untuk sama-sama belajar bagaimana pohon-pohon sukun yang sudah besar dan berbuah milik masyarakat dijadikan sebagai bahan baku pengembangan bibit, seperti yang dilakukan masyarakat Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, yang sudah mengembangkan bibit mencapai 100.000 bibit siap tanam.
"Nanti masyarakat akan dilatih di Bengo, Kabupaten Bone. Ini sayang, masyarakat punya pohon sukun tapi tidak tahu bagaimana kasi jadi bibit dari pohon sukun yang besar. Nanti langsung diajarkan, nanti belajar langsung dengan saya," jelas Bahtiar di hadapan masyarakat Kelurahan Manarang.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHBUN) Sulsel, Imran Jausi mengatakan, lahan yang ditanami sukun di Kelurahan Manarang sangat bisa untuk dipakai tumpang sari.
"Ini lahan bisa juga untuk tumpang sari dengan jagung. Ini bagus sekali lahannya. Apa yang disampaikan Bapak Gubernur tadi bagus untuk para petani sukun ikut pelatihan," pungkasnya.(*)






