▴BPSDM PROVINSI SULAWESI SELATAN▴ - Jufri Rahman: Potensi Wajo Perlu Disinergikan dengan Prioritas Pembangunan Sulsel 2027
- PENDIDIKAN TAK SEKADAR BERMUTU, TAPI HARUS BERDAMPAK
- BKN Apresiasi Gubernur Sulsel Jadikan Manajemen Talenta ASN Rujukan Nasional
- BUKAN SEKADAR JALAN MULUS - MYP Sulsel 2026 dan Jalan Panjang Menuju Pertumbuhan yang Merata
- BPSDM Sulsel Perkuat Kompetensi Regulasi Emosi ASN melalui Webinar ASN Adaptif Seri ke-65
- PENUTUPAN LATSAR CPNS PAREPARE, 83 PESERTA TUNTAS DI DUA LEMBAGA TERAKREDITASI
- HASIL MEMBANGGAKAN, SELURUH PESERTA LATSAR JENEPONTO XII LULUS
- SEBELUM MAKAN SIANG, PESERTA LATSAR IKUTI APEL
- PEMBINAAN SIKAP PERILAKU LATSAR CPNS DI PANTAI LOSARI
- SEKDA TAKALAR BUKA LATSAR JENEPONTO XII
PENDIDIKAN TAK SEKADAR BERMUTU, TAPI HARUS BERDAMPAK
Webinar ASN Adaptif Seri 66
Berita Terkait
- BPSDM Sulsel Perkuat Kompetensi Regulasi Emosi ASN melalui Webinar ASN Adaptif Seri ke-650
- WEBINAR SERIES ASN ADAPTIF DITUNDA0
- WEBINAR ASN ADAPTIF SERIES 220
- BPSDM PROV. SULSEL LAKSANAKAN WEBINAR ASN ADAPTIF SERI KE 220
- WEBINAR ASN ADAPTI SERI 22: GURU INSPIRATIF DAN TRANFORMATIF UNTUK PENDIDIKAN BERMUTU 0
- BPSDM PROV. SULSEL GELAR WEBINAR: RESPECTFUL WORKPLACE UNTUK ASN ADAPTIF0
- BPSDM PROV. SULSEL LAKSANAKAN WEBINAR ASN ADAPTIF SERI KE-210
- YUK, IKUTI WEBINAR ASN ADAPTIF SERI 21 PPROV SULSEL: RESPECTFUL WORKPLACE0
- BPSDM SULAWESI SELATAN GELAR WEBINAR: HEALTH INVESTMENT0
- WEBINAR ASN ADAPTIF SERI #20 DENGAN DI HADIRI 1.977 0
Berita Populer
- MEMAHAMI PROSEDUR PEMBERIAN INFORMED CONSENT DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN
- MENEMUKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
- MENGENAL SINGKATAN PEJABAT DALAM PEMERINTAHAN Plt. Plh. Pj. dan Pjs.
- ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH PENGETAHUAN WAJIB BAGI PARA PEMIMPIN DAERAH
- APA ITU ASN DAN PPPK ?
- KENALI PELATIHAN PEMBEKALAN / ORIENTASI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK).
- MENGENAL JABATAN FUNGSIONAL PRANATA HUMAS BAGIAN KE DUA
- INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN DI ERA MILENIAL
- INTEGRITAS DAN KEPEMIMPINAN
- MENGENAL SERVANT LEADERSHIP
.jpg)
BPSDM Sulsel — Pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan angka dan kelulusan. Lebih dari itu, pendidikan dituntut mampu menghadirkan perubahan nyata bagi peserta didik, lingkungan, dan masyarakat. Semangat inilah yang menjadi salah satu pesan utama dalam Webinar ASN Adaptif Seri 66 yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan.
Mengangkat tema “Pendidikan Bermutu dan Berdampak: Refleksi Semangat Kemerdekaan”, webinar tersebut menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., MM., sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026, secara daring dan diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai kementerian/lembaga serta pemerintah daerah di Indonesia.
Kegiatan ini dibuka oleh Prof. Muhammad Jufri, Psikolog, selaku Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, sementara jalannya diskusi dipandu Astuti Azis, S.Pd., M.Ed., PhD, widyaiswara BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan.
Pemilihan tema pendidikan bermutu dan berdampak menjadi relevan di tengah tuntutan agar birokrasi tidak sekadar menjalankan rutinitas administratif, tetapi mampu menghadirkan pelayanan publik yang benar-benar dirasakan manfaatnya masyarakat.
Dalam konteks tersebut, ASN di bidang pendidikan memiliki posisi penting. Kebijakan yang dirancang dan dijalankan pemerintah pada akhirnya akan menentukan kualitas layanan pendidikan yang diterima masyarakat, termasuk bagaimana sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik mendapatkan dukungan untuk berkembang.
Sosok Aries Agung Paewai turut memberi warna dalam webinar tersebut. Sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, ia membawa pengalaman dalam mengelola sektor pendidikan di salah satu provinsi dengan jumlah satuan pendidikan dan peserta didik yang besar.
Materi pendukung mengenai kiprah Dinas Pendidikan Jawa Timur menunjukkan sejumlah program yang mendapat perhatian, termasuk Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Selain itu, terdapat pula program Bedah Rumah GTK se-Jawa Timur sebagai bentuk apresiasi kepada 38 guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026.
Program-program tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara mengenai proses belajar di ruang kelas. Ada aspek inovasi pemerintahan, penghargaan terhadap tenaga pendidik, hingga perhatian terhadap kesejahteraan mereka yang berada di garis depan pelayanan pendidikan.
Di sinilah semangat kemerdekaan mendapat makna yang lebih luas. Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang kemampuan negara memastikan setiap warga mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan memperoleh kehidupan yang lebih baik melalui pendidikan.
Melalui Webinar ASN Adaptif Seri 66, BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan tidak hanya menghadirkan ruang berbagi pengetahuan bagi ASN, tetapi juga membuka ruang refleksi mengenai bagaimana birokrasi dapat terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman.
Sebab, pendidikan yang bermutu pada akhirnya bukan sekadar tentang seberapa banyak program yang dibuat, melainkan seberapa besar perubahan yang mampu dihadirkan.





