▴BPSDM PROVINSI SULAWESI SELATAN▴ - MULTITASKING PADA WIDYAISWARA: ANTARA EFISIENSI DAN KUALITAS
- PEMPROV SULSEL GELAR SEMINAR NASIONAL MEMPERINGATI HUT KORPRI KE 53
- PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI DI HOTEL MERCURE
- PJ GUBERNUR SULSEL RESMI DINYATAKAN SEBAGAI PEJABAT GUBERNUR TERBAIK DI INDONESIA
- HARI KETIGA PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI
- HARI KETIGA PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI
- PEMBEKALAN ASN BKPSDM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN
- KUNJUNGAN KERJA BKPSDM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN KE BPSDM PROV. SULSEL
- BELAJAR MENGAJI YANG DILAKSANAKAN DI MASJID KAMPUS 2 BPSDM PROV. SULSEL
- BPSDM PROV. SULSEL BELAJAR MENGAJI DILAKSANAKAN DI MASJID KAMPUS II
DIKLAT PIM II ANGKATN I KERJASAMA PPKPPAII LAN JAKARTA
Berita Terkait
- WORKSHOP PENYUSUNAN RKA - BADAN DIKLAT PROV. SULSEL T.A. 20160
- PELATIHAN DASAR MANAJEMEN BENCANA BNPB BAGI BPBD PROVINSI, KAB/KOTA-PROV. SULSEL0
- PENGAMBILAN SUMPAH PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA0
- PAMERAN PEMBANGUNAN BADAN DIKLAT PROV. SULSEL 20160
- BENCHMARKING PIM III ANGK. VII GORONTALO0
- SEMINAR HASIL PROYEK PERUBAHAN PIM III ANGK. 1380
- PENYERAHAN SATYA LENCANA KEPADA KEPALA BADAN DIKLAT PROV. SULSEL0
- Selamat Ulang Tahun H. Irman YL ke - 490
- UPACARA HUT RI KE 71 BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PROVINSI SULAWESI SELATAN0
- IMPLEMENTASI PROYEK PERUBAHAN DIKLAT PIM III ANGK. 138 PROV. SULSEL0
Berita Populer
- MEMAHAMI PROSEDUR PEMBERIAN INFORMED CONSENT DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN
- MENEMUKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
- ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH PENGETAHUAN WAJIB BAGI PARA PEMIMPIN DAERAH
- MENGENAL SINGKATAN PEJABAT DALAM PEMERINTAHAN Plt. Plh. Pj. dan Pjs.
- APA ITU ASN DAN PPPK ?
- KENALI PELATIHAN PEMBEKALAN / ORIENTASI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK).
- MENGENAL JABATAN FUNGSIONAL PRANATA HUMAS BAGIAN KE DUA
- INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN DI ERA MILENIAL
- INTEGRITAS DAN KEPEMIMPINAN
- MENGENAL SERVANT LEADERSHIP
Kamis, 8 September 2016 Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Pembukaan Diklat PIM II Angkatan I bekerjasama Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur II Lembaga Administrasi Negara bertempat di Kampus I Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sulawesi Selatan Jalan Sultan Alauddin No. 105 B. Makassar
Hadir dalam acara tersebut Gubernur Sulawesi Selatan (Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si, MH) , Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (Dr. Adi Suryanto. M.Si) dan Plt. Kepala Badan Diklat Provinsi Sulawesi Selatan (H. Irman Yasin Limpo, SH).
H. Irman Yasin Limpo, SH selaku Panitia Penyelenggara melaporkan kegiatan tersebut diantaranya tujuan diselenggarakan Diklat PIM II ini adalah meningkatkan kompetensi Kepemimpinan Pejabat Struktural Eselon II yang berperab dalam melaksanakan tugas dan fungsi Pemerintahan di instansi masing-masing. Kompetensi yang dibangun pada PIM II ini adalah Kompetensi Kepemimpinan perubahan strategis yang diindikasikan dengan beberapa kemampuan. Pertama, kemampuan mengembangkan karakter dan sikap perilaku integritas berwawasan kebangsaan. Kedua merumuskan strategi kebijakan yang efektif untuk mewujudkan visi organisasi dan masih banyak kemampuan yang harus dimiliki peserta Diklat.
Kepala LAN RI (Dr. Adi Suryanto , M.Si) dalam sambutannya mengatakan dalam membangun pemerintahan yang lebih baik harus memiliki proses yang lebih panjang tetapi proses itu belum cukup efektif, harus ada terobosan lain untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi pelayanan masyarakat. Setiap unit kerja harus memberikan inovasi, dan setiap inovasi yg dilakukan harus memiliki dampak positif untuk masyarakat. Lanjut dikatakan, kita sebagai aparatur pemerintah harus optimis karena birokrasi berjalan lebih cepat. Oleh karena itu, kita sebagai aparatur yang berada di level menengah tidak boleh kalah. Harus mengedepankan inovasi, lebih banyak pendekatan lagi seperti pendekatan studi kasus dalam mengikuti Diklat ini.
Sebagai kesimpulan, kunci keberhasilan harus memiliki hubungan yang lebih harmonis. Beliau mengatakan dengan ini saya yakin akan berhasil. Kita harus memiliki ide-ide serta gagasan dan juga selama proses pembelajaran ini berlangsung Kepala Badan Diklat harus mendorong peserta agar lulus semua pada angkatan ini.
Sementara Gubernur Sulawesi Selatan juga memberikan sambutannya, beliau juga mengatakan Saya mau Sulawesi Selatan lebih mandiri, lebih abstrak. Sulawesi Selatan memiliki pangan dan papan yang aman. Selain itu, Standar pendidikan harus terjangkau. Pendidikan sudah gratis, kita sudah maju dibanding yg lain, kemandirian Sulawesi Selatan sudah maju. Kata beliau, Mari kita bandingkan dengan yang lain, paradigma kita harus berubah yang lebih regional menjadi internasional.
Saya berpikir bahwa kawasan perdagangan di singapura dibandingkan di Indonesia, bahkan di Indonesia sudah lebih maju. Begitu juga dengan pendekatan di Indonesia harus bertaraf internasional.
Oleh karena itu, kita sebagai aparatur harus melakukan pendekatan-pendekatan yang baru yang tidak hanya mengandalkan ilmu saja melainkan kita harus berkembang dengan beberapa pendekatan lain. Minimal Sulawesi Selatan harus memberi contoh yg lebih baik. Diklat ini tidak boleh kalah dengan Diklat yang lain, diklat ini harus maju dan berkembang agar Sulawesi Selatan dapat berkembang.






