ASRI : WUJUDKAN KOLABORASI DAN KERJASAMA DENGAN COFFEE MORNING

By Muharrir Mukhlis 01 Sep 2020, 09:11:57 WIB Serba Serbi
ASRI : WUJUDKAN KOLABORASI DAN KERJASAMA DENGAN COFFEE MORNING

BPSDM SULSEL - Kegiatan tadi (31 Agustus 2020) di Kampus 2 BPSDM Jl. Cendrawasih Makssar merupakan kegiatan Coffee Morning yang akan dilaksanakan setiap hari Senin, di mana kegiatan itu sendiri membahas mengenai apa yang dikerjakan dan apa yang sudah dikerjakan, itu harapan Kaban BPSDM Prov. Sulsel bapak Drs. H. Asri Sahrun Said.

Karena ini merupakan pertama, kegiatan ini merupakan pengganti Apel pagi yang biasanya rutin dilakukan sebelum wabah Covid-19. Tadi dimulai jam 8.30, bagaimana respon ASN lingkup BPSDM Prov. Sulsel yang kita undang untuk datang. 

Dalam wawancara singkat Sekretaris diruangannya BPSDM Prov. Sulsel bapak M. Kaharuddin Azis, SE, M.Si mengatakan “Senin depan kita mulai jam 8.00 sebagaimana apel pagi dan itu menjadi perhatian kepada seluruh pejabat dan staf-stafnya juga untuk hadir tepat waktu, itu sebagai pengganti absen elektronik untuk mengukur kehadiran kita”, ungkap Kahar.

Lanjut dikatakan “harapan Kaban adalah ingin baik lagi lebih dari itu, kita mau bekerja by system bukan by actor, artinya bukan hanya person saja tapi semua orang bekerja”, sambungnya. Dengan kegiatan ini, akan nampak program-program yang telah dan belum dikerjakan oleh bidang-bidang dan itu akan menjadi pengetahuan bersama bahwa ada hal-hal yang perlu kita kembangkan dari bidang-bidang atau Widyaiswara maupun Arsiparis dan Pustakawan yang hadir.

Perlu diketahui bahwa, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) BPSDM Prov. Sulsel tahun ini mendapat predikat B - , Kaban mengharapkan tahun depan harus jadi A + . Hal ini terjadi karena tidak tersedianya informasi yang cukup terhadap kegiatan yang dilaksanakan sehingga backup dari data itu tidak tercakup, semua kriteria-kriteria untuk mendapatkan A + harus dipenuhi.

Kaban juga menghimbau kepada non ASN lingkup BPSDM agar mengetahui tupoksinya. “Sekarang kita sudah memberikan penghasilan yang cukup memadai, diminta kepada Kepala Bidang untuk membuatkan tupoksi kepada non ASN yang ditempatkan di masing-masing bidang”. Ungkap Asri di depan beberapa Kabid, Kasubag/Kasubid, serta pejabat fungsional lainnya.

Sementara itu, nantinya paling lambat di akhir tahun 2020 ada penghapusan Eselon 3 dan 4 tapi menurut Menpan RB tapi itu tidak merugikan karena nantinya ada 300 jabatan fungsional baru, jadi pejabat pada saat itu akan otomatis pindah sesuai dengan kompetensi pada jabatan itu dan nanti penggantinya akan memenuhi standar-standar fungsional yang akan diduduki jabatan-jabatan itu.

“Intinya marilah kita berkomitmen kuat, merasa memiliki, membangun persepsi yang sama agar BPSDM tampil lebih baik dan dimengerti serta dipahami tugas pokoknya. Di BPSDM ada beberapa aplikasi yang harus dipahami, LMS, SIBANG, E-Sinra, serta Jurnal Online sehingga siapa saja yang berkunjung nantinya di BPSDM dapat melihat diagram situasi yang ada di BPSDM termasuk sarana prasarana  yang sebagaimana tempat pendidikan dan pelatihan akan kita benahi agar memberikan kenyamanan kepada peserta pelatihan yang berada di BPSDM”, sambung Kahar.