▴BPSDM PROVINSI SULAWESI SELATAN▴ - MULTITASKING PADA WIDYAISWARA: ANTARA EFISIENSI DAN KUALITAS
- PEMPROV SULSEL GELAR SEMINAR NASIONAL MEMPERINGATI HUT KORPRI KE 53
- PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI DI HOTEL MERCURE
- PJ GUBERNUR SULSEL RESMI DINYATAKAN SEBAGAI PEJABAT GUBERNUR TERBAIK DI INDONESIA
- HARI KETIGA PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI
- HARI KETIGA PELAKSANAAN ORIENTASI ANGGOTA DPRD KAB. SINJAI
- PEMBEKALAN ASN BKPSDM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN
- KUNJUNGAN KERJA BKPSDM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN KE BPSDM PROV. SULSEL
- BELAJAR MENGAJI YANG DILAKSANAKAN DI MASJID KAMPUS 2 BPSDM PROV. SULSEL
- BPSDM PROV. SULSEL BELAJAR MENGAJI DILAKSANAKAN DI MASJID KAMPUS II
TIGA JURUS BERKINERJA TINGGI SEBAGAI BUDAYA KERJA BPSDM SULSEL
Berita Terkait
- MERAJUT KEBERSAMAAN, MENINGKATKAN KINERJA 0
- BPSDM SULSEL BANTU PERLENGKAPAN TEMPAT TIDUR PESANTREN TAHFIDZUL QURAN BABUSSA0
- BAGAIMANA SISTEM KERJA BARU PEMPROV. SULSEL ?0
- BKPSDM KAB. SOPPENG LAKUKAN KUNJUNGAN KE BPSDM PROV. SULSEL0
- BKPSDM SELAYAR BAHAS RENCANA PELATIHAN BARJAS DENGAN BPSDM SULSEL0
- BPSDM SULSEL IKUTI WEBINAR KOLABORASI PEMANFAATAN PROPER SISTEM INDEKS INOVDA0
- SIKAP APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) MENGHADAPI TAHUN POLITIK 20240
- REFLEKSI AKHIR TAHUN APARATUR SIPIL NEGARA: TRANSFORMASI DAN TANTANGAN0
- PEMPROV. SULSEL MELALUI BPSDM SULSEL RAIH PENGHARGAAN DARI KEMKOMINFO RI DI SURABAYAN0
- BPSDM JATIM TINJAU PENJAMINAN MUTU DI BPSDM SULSEL0
Berita Populer
- MEMAHAMI PROSEDUR PEMBERIAN INFORMED CONSENT DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN
- MENEMUKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
- ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH PENGETAHUAN WAJIB BAGI PARA PEMIMPIN DAERAH
- MENGENAL SINGKATAN PEJABAT DALAM PEMERINTAHAN Plt. Plh. Pj. dan Pjs.
- APA ITU ASN DAN PPPK ?
- KENALI PELATIHAN PEMBEKALAN / ORIENTASI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK).
- MENGENAL JABATAN FUNGSIONAL PRANATA HUMAS BAGIAN KE DUA
- INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN DI ERA MILENIAL
- INTEGRITAS DAN KEPEMIMPINAN
- MENGENAL SERVANT LEADERSHIP

Keterangan Gambar : Prof. Jufri berikan jurus jitu kepada para Widyaiswara BPSDM Sulsel
Seperti kata pepatah lain lubuk lain ikannya , lain padang lain belalangnya demikian halnya dalam kepemimpinan suatu organisasi dapat pemimpin lain pula budaya kerja yang dibangunnya untuk meningkatkan kinerja dari staf atau karyawan yang dipimpinnya. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BPSDM) Sulsel sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dibawah kepemimpinan Prof.Dr.Muh Jufri MPsi ( Psikolog) juga menerapkan beberapa prinsip tertentu sebagai budaya kerja dalam meningkatkan kinerja para staf dan karyawannya. Prinsip-prinsip tersebut senantiasa ditekankan dalam setiap moment pertemuan dengan staf dan karyawan baik pada saat apel pagi maupun dalam berbagai pertemuan lingkup BPSDM Sulsel.
Prinsip-prinsip dalam budaya kerja tersebut dapat dikemas sebagai tiga jurus berkinerja tinggi yaitu setiap staf dan karyawan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya maxing-masing hendaknya dapat bekerja ikhlas, berkerja cerdas dan bekerja tuntas. Sekilas nampak sangat sederhana dan sangat mudah untuk diucapkan namun dalam pelaksanaanya tetap membutuhkan suatu proses yang membutuhkan komitmen, konsistensi ,keterbukaan dan kerjasama yang baik mulai dari unsur pimpinan sampai pada staf dan karyawan.
Ketiga jurus berkinerja tinggi yang ditanamkan sebagai budaya kerja staf dan karyawan BPSDM Sulsel oleh Prof Jufri sebagai kepala badan dapat dirangkum sebagai berikut :
Jurus Pertama : Kerja Ikhlas
Setiap Staf dan Karyawan lingkup BPSDM Sulsel dalam melaksanakan tupoksinya harus dilandasi dengan hati yang ikhlas dan niat yang tulus. Dengan bekerja ikhlas maka seberat apapun tugas yang dikerjakan akan membuat suasana hati tetap bahagia dan pikiran tetap jernih sehingga pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan senantiasa bersyukur sebagai keridhaan terhadap Allah SWT. Dengan bekerja ikhlas akan memerdekakan hati dari energi negatif agar tidak terjebak dalam berbagai keluhan,prasangka buruk , emosional dan lain sebagainya. Kerja tidak iklhas akan menghambat kinerja menjadi tidak efektif dan efisien
Jurus Kedua : Kerja Cerdas
Setiap staf dan karyawan lingkup BPSDM Sulsel harus mampu berkerja cerdas yaitu bekerja sesuai dengan tingkat kecakapan yang tertinggi yang dimilikinya, mampu menyelesaikan tugas dengan baik sesuai dengan limitasi waktu, mampu mencegah resiko atau meminimalisir resiko , mampu menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi dan mampu mencptakan inovasi untuk mempermudah penyelesaian pekerjaan
Jurus Ketiga : Kerja Tuntas
Setiap staf dan karyawan lingkup BPSDM Sulsel harus mampu bekerja tuntas yaitu dapat menyelesaikan perkerjaan dari awal sampai akhir dan sesuai dengan ekspektasi pimpinan. Kerja tuntas tersebut dilaksanakan secara kolaboratif, terintegrasi dan terkoordinasi sebagai satu kesatuan kerja untuk meningkatkan kinerja organisasi
Prof. Jufri sangat meyakini bahwa ketika ketiga jurus meningkatkan kinerja di diterapkan dengan baik maka kinerja individu dan organisasi akan menjadi sangat tinggi. Itulah dengan tidak bosan-bosannya selalu mendorong dan memotivasi staf dan karyawannya untuk selalu bekerja ikhlas, bekerja cerdas dan bekerja tuntas.






