MENGEMBANGKAN ASN PROFESIONAL MELALUI PENCAPAIAN TARGET ORGANISASI.
Oleh : Dr. dr. Ampera M, S.Ked., MH - Dokter Ahli Madya BPSDM Sulsel

By Muharrir Mukhlis 04 Feb 2021, 22:36:21 WIB Artikel
MENGEMBANGKAN ASN PROFESIONAL MELALUI PENCAPAIAN TARGET ORGANISASI.

Seorang pemimpin yang sukses harus selalu fokus pada pencapaian-pencapaian target yang telah disepakati dan ditentukan dan disepakati bersama oleh seluruh anggota , staf atau karyawan. Pentingnya fokus pada target capaian yang ingin dicapai agar fungsi pelayanan organisasi tidak menyimpang dari garis-garis kebijakan dan tidak disusupi oleh kepentingan-kepentingan individual atau kelompok tertentu sehingga fungsi pelayanan organisasi tdk berjalan dengan baik sehingga tidak menghasilkan capaian kinerja yang berkualitas .

Analisis Kebijakan Ahli Madya pada BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan , Nasrun Hamzah dalam sebuah kesempatan dialog bersama penulis menyampaikan bahwa " kelemahan dari sebagian besar ASN adalah tidak fokus dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam mendukung program-program yang menjadi tujuan pada masing-masing bidang dan tujuan organisasi". Sebagai dampak dari kurang fokusnya ASN, maka hampir di tiap bidang selalu dijumpai ASN yang berkinerja buruk. 

Untuk dapat mengarahkan dan memotivasi anggota, staf atau karyawan agar dapat lebih fokus pada tugas dan fungsinya masing-masing maka dibutuhkan sebuah strategi atau kiat-kiat yang jitu yang tidak hanya sekedar bertumpu pada intruksi atau perintah pimpinan saja ,tetapi dibutuhkan pendekatan-pendekatan antara lain sebagai berikut:

1. Membangun kesepahaman.
Langkah pertama untuk mengarahkan staf agar lebih fokus pada tujuan organisasi adalah membangun kesepahaman terhadap hal-hal yang menjadi tujuan organisasi. Dengan adanya  kesepahaman pengetahuan dan perepsi terhadap tujuan-tujuan organisasi yang ingin dicapai akan memudahkan dalam mendorong semangat dan motivasi staf untuk fokus pada target sasaran yang ingin dicapai berdasarkan tupoksinya masing-masing.

2. Mengembangkan profesionalitas
Dalam rangka menggiring anggota, staf atau karyawan , maka langkah kedua yang harus dilakukan adalah mengembangkan profesionalitas karyawan dalam memberikan pelayanan atau dalam menjalankan tugas sesuasi dengan kompetensi dan keahlian menurut profesi masing-masing.Orang yang bekerja sesuai kompensi profesi akan jauh lebih fokus bekerja dibanding yang bekerja serabutan. 

3. Membangun kekuatan Tim
Langkah ketiga yang menentukan dalam mengarahkan anggota , staf atau karyawan adalah membangun kekuatan tim kerja. Tim kerja yang handal harus mampu diciptakan dan dikembangkan sedemikian hingga agar rasa kebersamaan, kekeluargaan , sportifitas dan soliditas dalam sebuah organisasi agar para anggota , staf atau karyawan dapat bekerja sama sesuai dengan peran masing-masing dengan berfokus pada pencapaian target (goal) dari sebuah organisasi.

4. Meningkatkan kesejahteraan
Langkah ke empat yang sangat menentukan agar anggota , staf atau karyawan tetap fokus dalam mencapai tujuan organisasi adalah dengan berupaya meningkatkan kesejahteraan mereka. Salah satu kelemahan dari organisasi yaitu kadang mengabaikan aspek kesejahteraan anggota, staf atau karyawannya dengan mengatakan bahwa,  " andakan telah di gaji untuk itu, seharusnya memang seperti itu karena memang tugas anda ". Padahal mungkin saja beberapa potensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan tambahan penghasilan  untuk memenuhi kebutuhan atau meningkatkan kesejahteraan mereka. Lebih ironis lagi jika terjadi ketimpangan sosial dimana yang bekerja dengan baik dan sungguh2 serta fokus terhadap pelaksanaan tugasnya hanya menjadi penonton terhadap rekan kerjanya yang tidak berbuat apa-apa namun selalu kecipratan reski dari pimpinan yang sering pilih kasih. Kesejahteraan yang baik tentunya akan mampu membuat staf lebih fokus lagi dalam mewujudkan tujuan dan target organisasi.

Mari bersama membangun semangat dan motivasi yang tinggi dalam mencapai tujuan atau target kinerja yang telah ditetapkan bersama. 

#Inspirasikehidupan
#Janganlupabahagia