▴BPSDM PROVINSI SULAWESI SELATAN▴ - PENUTUPAN LATSAR CPNS PAREPARE, 83 PESERTA TUNTAS DI DUA LEMBAGA TERAKREDITASI
- HASIL MEMBANGGAKAN, SELURUH PESERTA LATSAR JENEPONTO XII LULUS
- SEBELUM MAKAN SIANG, PESERTA LATSAR IKUTI APEL
- PEMBINAAN SIKAP PERILAKU LATSAR CPNS DI PANTAI LOSARI
- SEKDA TAKALAR BUKA LATSAR JENEPONTO XII
- AWALI LATSAR CPNS KOTA PAREPARE DI KAMPUS 2 BPSDM
- PEMBUKAAN LATSAR CPNS PEMKOT MAKASSAR
- RAMADHAN LEADERSHIP CAMP PEMPROV. SULSEL 2026
- MULTITASKING PADA WIDYAISWARA: ANTARA EFISIENSI DAN KUALITAS
- PEMPROV SULSEL GELAR SEMINAR NASIONAL MEMPERINGATI HUT KORPRI KE 53
Pj Gubernur Sulsel Prof. Zudan Terima Anugerah Perkebunan Indonesia 2024
Berita Terkait
- Semua Verifikator Kemendagri Nilai Prof Zudan Sukses Bawa Perubahan Baik di Sulsel0
- Evaluator Apresiasi Pengendalian Inflasi dan Kemajuan Sulsel Dibawah Kepemimpinan Prof Zudan0
- Hasil Evaluasi Kemendagri, Kinerja Prof Zudan Selama Memimpin Sulsel Dinilai Sangat Baik0
- Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Paritrana Award atas Perlindungan Pekerja 0
- Prof. Zudan Ucapkan Terima Kasih atas Penghargaan Paritrana Award 0
- Taklukkan Jatim, Atlet Takraw Beregu Putra Sulsel Raih Medali Emas di PON Aceh-Sumut 20240
- Pj Gubernur Zudan Semangati Atlet Sulsel di Pembukaan PON XXI0
- Petinju Sulsel Partai Pembuka di Babak Penyisihan Cabor Tinju PON XXI0
- Nonton Langsung Atlet Judo Sulsel Berlaga, Prof Zudan Puji Penampilan Aditya Wahyudi0
- Meski Cedera, Atlet Dansa Sulsel Bersaudara Raih Medali Perak0
Berita Populer
- MEMAHAMI PROSEDUR PEMBERIAN INFORMED CONSENT DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN
- MENEMUKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
- MENGENAL SINGKATAN PEJABAT DALAM PEMERINTAHAN Plt. Plh. Pj. dan Pjs.
- ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH PENGETAHUAN WAJIB BAGI PARA PEMIMPIN DAERAH
- APA ITU ASN DAN PPPK ?
- KENALI PELATIHAN PEMBEKALAN / ORIENTASI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK).
- MENGENAL JABATAN FUNGSIONAL PRANATA HUMAS BAGIAN KE DUA
- INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN DI ERA MILENIAL
- INTEGRITAS DAN KEPEMIMPINAN
- MENGENAL SERVANT LEADERSHIP

Jumat, 13 September 2024
MAKASSAR - Penghargaan yang diterima Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, ternyata bukan hanya Paritrana Award di sektor ketenagakerjaan, Kamis 12 September 2024, di Jakarta. Lebih dari itu, di hari yang sama Prof Zudan juga menerima penghargaan berupa Anugerah Perkebunan Indonesia 2024. Penghargaan ini dari Kementrian Pertanian.
Pemberian penghargaan berlangsung pada gelaran Perkebunan Indonesia Expo (Bunex) 2024 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten. Hanya, penghargaan ini tak diterima langsung Prof Zudan karena bertepatan dengan agenda evaluasi kinerja Pj Gubernur di Inspektorat Kementerian Dalam Negeri.
Wakil Menteri Pertanian memberikan piagam penghargaan tersebut secara langsung kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Sulawesi Selatan, Imran Jausi yang hadir mewakili Prof Zudan.
Penghargaan ini masuk dalam kategori pemerintah provinsi yang berprestasi dalam pembangunan perkebunan, peningkatan nilai tambah dan daya saing. Dimana ada tiga provinsi yang mendapatkannya, yaitu Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan.
Sejumlah indikator menjadi alasan penghargaan tersebut diberikan kepada Prof Zudan. Salah satunya karena mantan Pj Gubernur Sulbar itu berhasil dalam memilih dan mengelola komoditas perkebunan prioritas seperti cengkeh, kakao, kelapa, kopi, lada dan pala.
Termasuk juga, keberhasilannya yang sangat aktif dalam merealisasikan distribusi pupuk subsidi bagi petani.
Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Sulawesi Selatan, hingga Agustus 2024, ratusan ribu kilogram (kg) bantuan pupuk telah disebar hampir di seluruh daerah. Diberikan langsung kepada para petani yang membutuhkan.
“Bantuan itu bahkan telah menghidupkan ribuan hektar lahan pertanian berbagai jenis komoditas seperti kakao, kopi, pala, cengkeh, dan beberapa lainnya yang unggulan di Sulsel,” ujar Kadis Pertanian dan Perkebunan Provinsi Sulsel Imran Jausi, di Makassar, Jumat, 13 September 2024.
Pupuk kakao misalnya, lanjut Imran Jausi, Pemprov Sulsel telah menyebar sebanyak 65.000 kg di Soppeng dan 100.000 kg di Bone.
Lalu pupuk kopi sebanyak 38.000 kg di Barru untuk lahan seluas 190 hentare, dan 29.800 kg di Enrekang untuk lahan seluas 149 hektare.






