▴BPSDM PROVINSI SULAWESI SELATAN▴ - PENUTUPAN LATSAR CPNS PAREPARE, 83 PESERTA TUNTAS DI DUA LEMBAGA TERAKREDITASI
- HASIL MEMBANGGAKAN, SELURUH PESERTA LATSAR JENEPONTO XII LULUS
- SEBELUM MAKAN SIANG, PESERTA LATSAR IKUTI APEL
- PEMBINAAN SIKAP PERILAKU LATSAR CPNS DI PANTAI LOSARI
- SEKDA TAKALAR BUKA LATSAR JENEPONTO XII
- AWALI LATSAR CPNS KOTA PAREPARE DI KAMPUS 2 BPSDM
- PEMBUKAAN LATSAR CPNS PEMKOT MAKASSAR
- RAMADHAN LEADERSHIP CAMP PEMPROV. SULSEL 2026
- MULTITASKING PADA WIDYAISWARA: ANTARA EFISIENSI DAN KUALITAS
- PEMPROV SULSEL GELAR SEMINAR NASIONAL MEMPERINGATI HUT KORPRI KE 53
MENGUBAH TANTANGAN MENJADi PELUANG BAGI ASN PADA MASA PANDEMI COVID-19
Oleh : Nasrun Hamzah , SHE. MM (Ahli Madya Analis kebijakan pada Badan Pengembangan SDM Prov. Sulawesi Selatan)
Berita Terkait
- MERDEKA UNTUK SEHAT0
- APATISME MASYARAKAT SEBAGAI PENGHAMBAT PENANGANAN COVID-190
- BADAN PENGEMBANGAN SDM (BPSDM) PROVINSI SULAWESI SELATAN DILENGKAPI KLINIK KESEHATAN0
- MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN DAN VAKSINASI COVID - 19 ADALAH KEWAJIBAN BELA NEGARA0
- KITA BUTUH KARAKTER KEPEMIMPINAN (SPIRITUAL) DALAM BIROKRASI DIMASA PANDEMI0
- TIDAK ADA VAKSIN YANG SEMPURNA0
- BPSDM SULSEL SIAP LAKSANAKAN KEGIATAN PELATIHAN DASAR MANAJEMEN BENCANA PADA MASA COVID-190
- KA. BPSDM SULSEL : KITA AKAN LAKUKAN PROSES MANAJEMEN TALENTA0
- BPSDM BUGAR BERSEPEDA0
- BPSDM LAKSANAKAN PELATIHAN PERDANA DENGAN MODEL E-LEARNING0
Berita Populer
- MEMAHAMI PROSEDUR PEMBERIAN INFORMED CONSENT DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN
- MENEMUKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
- MENGENAL SINGKATAN PEJABAT DALAM PEMERINTAHAN Plt. Plh. Pj. dan Pjs.
- ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH PENGETAHUAN WAJIB BAGI PARA PEMIMPIN DAERAH
- APA ITU ASN DAN PPPK ?
- KENALI PELATIHAN PEMBEKALAN / ORIENTASI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK).
- MENGENAL JABATAN FUNGSIONAL PRANATA HUMAS BAGIAN KE DUA
- INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME ASN DI ERA MILENIAL
- INTEGRITAS DAN KEPEMIMPINAN
- MENGENAL SERVANT LEADERSHIP

Setiap orang termasuk Aparatur Sipil Negara ( ASN) tidak luput dari berbagai persoalan dan tantangan baik dalam kehidupan pribadi, keluarga dan pekerjaan. Bagi Sebagian besar orang persoalan atau tantangan tersebut dihadapi dengan sikap pesimis dan berusaha untuk melepaskan diri dan menghindar dari tanggung jawab yang seharusnya dipikulnya untuk menyelesaikan persoalan atau tantangan tersebut. Hanya sebagian kecil orang yang mau menghadapi persoalan dan tantangan tersebut dan bahkan mengubah tantangan menjadi peluang besar dan menghasilkan value baik berupa spirit maupun ekonomi.
Seorang ASN yang professional diharapkan mampu mengembangkan dirinya dalam menghadapi kondisi di tengah Pandemi Covid-19 agar tidak kehilangan arah dan tujuan sebagai pelaksana kebijakan publik, pemberi pelayanan publik dan sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Sikap, motivati dan perilaku ASN selalu dibingkai dalam cakrawala berfikir positif yaitu Japan saja dan dimana saja harus memberikan pelayanan publik yang terbaik berdasarkan norma dan standard pelayanan publik yang berlaku.
Dalam berbagai literatur pengembangan diri disebut bahwa modal Utama untuk bagi seorang yang selalu ingin berkembang dalam situasi dan kondisi apapun yang dihadapinya adalah Fokus terhadap permasalahan yang dihadapi, mengembangkan Leadership yang efektif dan efisien dan berusaha untuk selalu tampil memberikan pelayaban yang terbaik. Dalam hal ini seorang ASN berusaha untuk menciptakan poin-poin penting dalam kariernya yang suatu ketika dapat berubah menjadi coin-coin-coin yang dapat diperoleh sebagai bagian dari hak yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
Mengubah tantangan menjadi peluang bukanlah hal mudah. Dibutuhkan orang yang berjiwa besar, yang mau berfikir secara out of the box dan bersedia menanggung berbagai resiko atas pilihan-pilihan atau langkah-langkah besar yang akan dilakukannya. Sejarah telah mencatat dengan baik bahwa hasil tidak mungkin mendustai usaha. Semakin besar pengorbanan yang dilakukan, semakin banyak waktu yang diluangkan dan semakin keras. Seseorang berfikir dalam menyelesaiakan sebuah tantangan, maka semakin besar pula hasil atau prestasi yang dicapai.
Dalam situasi Pandemi covid-19, seorang ASN akan keteteran jika hidup hanya mengandalkan gaji dan tunjangan kinerja semata. Harus ada kegiatan-kegiatan inovatif yang dilakukan misalnya menjadi pembicara atau narasumber dalam berbagai kegiatan pertemuan atau diklat, menjadi konsultan analis kebijakan pada berbagai organisasi sosial kemayarakatan, menjadi dosen luar biasa pada berbagai perguruan tinggi atau kegiatan-kegiatan kreatif lainnya yang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku dan tidak menghambat pelayanannya sebagai ASN.
Dalam kenyataannya banyak ASN yang memiliki potensi SDM yang handal, memiliki talenta yang baik, memiliki keterampilan yang mumpuni namun sepertinya terpuruk dan tak berdaya karena tidak berani mengubah tantangan menjadi peluang-peluang besar. Sikap pasrah dan masa bodoh merupakan penghambat bagi seorang ASN untuk bertumbuh dan berkembang di situasi Pandemi covid-19.
Sudah saatnya kita bangkit dan berbenah diri. Jangan menghindar dari tantangan tetapi ubahlah tantanganmu menjadi peluang-peluang besar yang dapat menciptakan point menjadi coin. Tidak ada yang mustahil sepanjang kita mau bergerak dan fokus menghadapi tantangan kita masing-masing.
Makassar 1 September 2021.






