BPSDM PROVINSI SULAWESI SELATAN

Plt Sekprov Beri Ceramah Umum Diklat Prajabatan

Sabtu, 23 Agu 2014 | 23:46:53 WIB - Oleh Muharrir Mukhlis


Plt Sekprov Beri Ceramah Umum Diklat Prajabatan

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Wilayah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. H. Abdul Latif, M.Si,. Memberi  ceramah umum pada Diklat Prajabatan Golongan III Angkatan I dan II, di Badan Diklat Provinsi Sulawesi Selatan,  Selasa, 25 Maret 2014.

H. Abdul Latif dalam ceramahnya mengatakan, peraturan yang mengatur tentang Pegawai Negara Sipil (PNS) adalah Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian yang telah dirubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun1999 yang mengatur tentang Kepegawaian.

“Saatnya tidak akan bisa lagi digunakan, untuk itu pemerintah telah mencoba, mencari, dan menyusun bagaimana PNS bisa mengimbangi kondisi-kondisi yang akan menghadang di depan seperti dengan diberlakukannya open Skyling maka lahirlah pada bulan januari 2014 lalu UU yang mengatur tentang PNS yaitu UU Nomor 25 tahun 2014 dimana isinya mengatur tentang Aparatur Sipil Negara, " ungkapnya.

Di ASN ini memang sering ada perbedaan dengan UU Nomor 28 dan UU Nomor 43. Kalau di UU Nomor 43 Tahun 1999 Pegawai Negeri Sipil terdiri dari PNS dan anggota TNI. Sedangkan UU Nomor 25 itu khusus untuk PNS sehingga dikatakan Aparatur Sipil Negara (ASN). ASN hanya terdiri atas PNS dan Pegawai dengan Perjanjian Kontrak (PPK).

“Ke depannya di Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014, jabatan itu ada tiga yakni jabatan administrasi, jabatan fungsional dan jabatan pimpinan tinggi. Jabatan pimpinan tinggi yaitu setingkat dengan pejabat eselon II dan I,"lanjut Latif.

Kita bisa melihat bahwa ASN berlandaskan prinsip-prinsip sebagai berikut, pertama untuk nilai dasar, kedua, kode etik dan yang ketiga profesionalitas jabatan. Yang menjadi acuan adalah profesional jabatan agar bisa lebih baik lagi.

Dalam ceramah tersebut, H. Abdul Latif menyimpulkan bahwa pegawai ASN mengemban tugas dan pekerjaan pelaksana pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang profesional.

“Kalau Anda ingin sukses dan maju, maka gunakanlah istilah Gubernur Sulsel yaitu PAKUI dimana P berarti pray yang artinya doa, A yang berati Attitude (sikap/tabiat/prilaku), K yang berati Komitmen (janji), U yang berati Usaha serta I yang berarti Imajinasi (impian), "harapnya.

Selasa 25, Maret 2014 (Rs/Tn)

 

 



Sabtu, 23 Agu 2014, 23:46:53 WIB Oleh : Muharrir Mukhlis 376 View
Forum SKPD
Sabtu, 23 Agu 2014, 23:46:53 WIB Oleh : Muharrir Mukhlis 278 View
Diklat Penatausahaan Aset Barang Daerah Tahun Anggaran 2013
Sabtu, 23 Agu 2014, 23:46:53 WIB Oleh : Muharrir Mukhlis 271 View
Diklat Prajabatan Golongan I & II Angkatan I Tahun 2012

Tuliskan Komentar